Mengenal Homogeneous Tile sebagai Material Penutup Lantai

0 144

Di pasaran bahan bangunan, kita mengenal istilah granite tile serta ceramic tile sebagai bahan bangunan yang umum dipakai sebagai material penutup lantai. Ceramic tile atau keramik sudah sering kita pakai sebagai penutup lantai. Material ini tren di Indonesia pada tahun 1990-an menggantikan lantai teraso yang populer sebelumnya. Bahkan hingga sekarang, lantai keramik masih menjadi salah satu pilihan finishing lantai yang populer di tengah masyarakat.

Mengenal Homogeneous Tile sebagai Material Penutup Lantai

Di saat yang sama, material granit juga hadir di Indonesia sebagai alternatif penutup lantai selain keramik. Granit hadir sebagai alternatif yang dianggap lebih mewah dan bagus daripada keramik. Harganya pun juga relatif lebih mahal sehingga hanya kalangan menengah ke atas saja yang mampu membeli granit sebagai finishing lantai rumah mereka.

Di tahun 2000-an, muncul pendatang baru yaitu homogenous tile. Material ini mungkin sudah tidak asing lagi kita dengar. Penggunaannya pun semakin populer di tengah masyarakat. Namun tahukah Anda apa itu sebenarnya homogeneous tile? Lalu apakah granit tile sama dengan homogeneous tile?

Homogeneus tile sebenarnya adalah salah satu bentuk dari ceramic tile. Baik homeogeneous tile dan ceramic tile terbuat dari tanah liat dan pasir kuarsa sebagai material utamanya. Perbedaannya terletak pada proses pembuatannya. Homogeneous tile dibakar dengan suhu yang lebih tinggi dibandingkan dengan ceramic tile.

Proses ini membuat homogeneous tile lebih padat, keras, dan sedikit pori-pori sehingga lebih tahan lembab dan anti-noda. Karakteristik ini merata pada seluruh bagian permukaannya. Oleh karena itu finishing lantai ini disebut dengan homogeneous tile karena sifat dan tampilannya yang homogen.

Granite tile yang sering kita dengar umumnya sering mengacu pada homogeneous tile. Pemakaian istilah granite tile sebenarnya kurang tepat, karena material homogeneous tile sama sekali tidak mengandung bebatuan granit. Namun istilah ini tetap populer di masyarakat karena tampilan dari homogeneous tile menyerupai lantai granit yang mewah, mengkilap, dan bertekstur menawan.

Jenis-jenis Homogeneous Tile

Berdasarkan motifnya, homogeneous tile dapat dibedakan menjadi tipe polos tanpa motif serta tipe bermotif. Motifnya bisa bermacam-macam, mulai dari motif kayu, motif marmer, dan motif granit (yang mungkin motif ini sangat populer sehingga sering diistilahkan sebagai granite tile juga).

Berdasarkan jenis permukaannya, ada tipe polished atau yang mengkilap serta tipe unpolished dengan permukaan yang kasar atau warna matte. Umumnya tipe polished dipasang sebagai lantai interior untuk rumah, sedangkan tipe unpolished dipakai pada area luar ruangan seperti teras karena teksturnya mirip seperti batu alam.

Homogeneous tile tersedia dalam ukuran atau potongan yang lebih besar daripada lantai keramik. Di pasaran, material ini dijual dalam ukuran 60 x 60, 80 x 80, 100 x 100, hingga ukuran 120 x 120 yang termasuk cukup langka.

Homogeneous tile semakin diminati oleh masyarakat karena lebih tahan terhadap lembab serta lebih mudah dibersihkan karena pori-porinya jauh lebih sedikit dibandingkan lantai keramik. Selain itu, tampilannya yang mewah memberikan kesan yang lebih anggun dan menawan pada interior ruangan.

Source https://bildeco.com
Comments
Loading...