Menentukan Desain Untuk Kamar Anak Agar Si Kecil Betah di Rumah

0 10

Menentukan Desain Untuk Kamar Anak Agar Si Kecil Betah di Rumah

Saat usia 5-15 tahun, sering kali si kecil berubah menjadi anak yang begit katif dan seketika tidak dapat diam di rumah. Selain karena teman dan kondisi di luar rumah yang lebih menyenangkan, suasana di dalam rumah yang begitu membosankan juga bisa menjadi penyebab mengapa si kecil tidak betah di rumah khususnya di dalam kamarnya sediri.

Sebagai orang tua memang taka da salahnya mendukung si kecil untuk aktif di luar rumah demi perkembangannya. Akan tetapi Anda juga harus membuat buah hati Anda betah di dalam rumah, setidaknya di dalam kamarnya.

Nah salah satu cara yang bisa Anda lakukan untuk membuatnya lebih betah di kamarnya adalah dengan membuat ruang kamarnya menjadi jauh lebih menyenangkan dan sesuai keinginannya. Berikut ini tips menentukan desian kamar si kecil.

1. Pilih Tema Sesuai Keinginannya

Saat anak-anak sudah bisa memilih, bukan saatnya lagi untuk Anda bisa menentukan segala sesuatu sendiri. Berdiskusi dengan si kecil dan menanyakan apa keinginanya jauh lebih baik. Disini Anda bisa menanyakan apa tema yang diinginkan untuk kamarnya, seperti memilih kamar tematik yang menggunakan karakter kartun favoritnya.

Pastikan jika si kecil menyukai tema atau karakter yang akan dipilih sehingga ia akan jauh lebih betah dan nyaman selama berada di kamarnya sendiri.

2. Pilih Warna yang Colour Full

Mengapa pemilihan warna colour full lebih diperuntutkan untuk kamar anak dibanding dengan warna-warna netral atau pastel? Sebab dengan warna yang beragam dan cerah, bukan hanya sesuai dengan kepribadian anak namun juga dapat membantu perkembangan pola pikir anak.

Ya, ketika anak-anak melihat warna yang beragam mereka akan lebih cepat belajar dan mengenal perbedaan warna. Meski begitu Anda tetap harus menentukan satu warna dasar atau warna dominan pada cat kamar, dan pastikan warna tersebut juga merupakan warna favorit anak.

3. Gunakan Furnitur Multifungsi

Sekalipun ruang tidur anak cukup luas, namun penggunaan furniture multifungsi nampaknya lebih baik untuk kamar anak. mengapa demikian? Sebab disini anak sering kali belum pandai menata kamarnya sendiri sehingga membutuhkan furniture yang lebih simple.

Nah furniture multifungsi disini umumnya memiliki desain yang begitu praktis dan simple sehingga akan memudahkan anak melakukan kegiatannya. Selain itu penggunaan furniture multifungsi juga akan membuat kamar anak memiliki ruang kosong lebih luas yang memungkinkan mereka leluasa bermain.

4. Pasang Pernak-Pernik Kesukaanya

Selain penentuan tema, Anda juga sebaiknya memberikan tempat pajangan atau pernak-pernik yang sesuai dengan favoritnya. Sebagai orang tua tentu Anda sudah tahu betul apa saja benda kesukaanya. Nah pastikan jika pada kamarnya, benda-benda kesukaanya ini di pajang atau tertata rapi sehingga mereka tidak selalu meminta keluar untuk mendapatkan benda kesukaanya tersebut.

5. Beri Ruang Khusus Untuk Bermain

Seperti yang sudah dijelaskan pada poin sebelumnya dimana sebaiknya Anda memberi ruang kosong pada anak sehingga dapat digunakan sebagai tempat bermainnya. Agar mereka selalu merasa nyaman, pastikan jika tempat bermainnya dilengkapi dengan karpet ataupun tempat duduk empuk yang bisa digunakan untuk bersantai ketika mereka lelah bermain.

Rak mainan dan tempat penyimpanan segala keperluan anak juga harus ada disini sehingga lokasi bermain anak tidak terlihat berantakan.

Jadi yang terpenting untuk mendesain kamar si kecil adalah dengan berdiskusi bersamanya dan membuat kamar yang sesuai keinginannya. Kemudian latih anak untuk bisa menjaga apa yang ada di kamarnya.

Source https://masalahapartemen.com
Comments
Loading...