Memilih Pintu Untuk Rumah Minimalis

0 14

Salah satu bagian terpenting dari sebuah bangunan yang fungsinya tak dapat digantikan dengan benda lain adalah pintu. Selain memiliki fungsi utama sebagai penghubung satu ruang dengan ruang lain, pintu juga dapat mempercantik tampilan bangunan tersebut.

Memilih Pintu Untuk Rumah Minimalis

Pada rumah minimalis misalnya, model pintu dan material pintu yang tepat pastinya akan membuat tampilan rumah semakin terkesan elegan dan cantik. Selain itu beberapa hal lain juga perlu dipertimbangkan sebelum menentukan penggunaan pintu pada rumah minimalis, seperti :

1. Model Pintu Sesuai Konsep Bangunan

Seperti yang sudah dijelaskan di atas jika model pintu dapat menambah nilai estetika atau nilai keindahan pada bangunan tersebut, dan kuncinya adalah dengan menyesuaikan model pintu dengan konsep atau desain bangunan.

Disini karean model rumah menggunakan konsep klasik, maka Anda dapat memilih pintu yang nampak lebih simple dan tidak memiliki banyak detail. Modelnya pun sebisa mungkin mampu memperlihatkan betapa modern bangunan tersebut.

2. Pilih Jenis Pintu Sesuai Ukuran Ruangan

Selama ini Anda mengenal dua jenis pintu yaitu 2 pintu dan 1 pintu atau single door. Umumnya penggunaan dua pintu sendiri dipasangkan pada ruangan dengan ukuran besar, sehingga antara pintu dan ruangan nampak lebih singkron.

Sedangkan pada bangunan dengan ukuran ruangan kecil, sebaiknya gunakan jenis single door. Mengapa? Selain terkesan lebih minimalis, single door juga akan memperluas tembok kosong yang nantinya akan memberi kesan lebih luas pada ruangan tersebut.

3. Lihat Material Pintu

Setelah memilih jenis pintu yang sesuai, kemudian perhatikan bagaimana bahan yang digunakan. Disini Anda bisa memilih beberapa jenis kayu terbaik untuk dijadikan pintu. Dimana setiap jenis kayu memiliki serat yang berbeda sehingga antara hasil polesan dan kekuatannya pun akan jauh berbeda.

Perbedaan serat kayu sendiri akan begitu terlihat ketika Anda hanya menggunakan plitur tanpa cat, sehingga ukiran serat kayu nampak jelas. Atau Anda juga bisa menggunakan material lain seperti alumunium atau kaca untuk mempertegas kesan minimalis modern pada bangunan tersebut.

4. Ukuran Tinggi dan Lebar

Meskipun ukurna pintu sudah memiliki standarisasi sediri, namun tak ada salahnya jika Anda ingin memiliki pintu dengan ukuran khusus, baik lebih tinggi ataupun rendah. Nah biasanya penentuan ukuran kayu akan dipengaruhi oleh ukuran tinggi bangunan.

Semakin tinggi bangunan, maka akan semakin tinggi pula pintu tersebut. Sedangkan untuk lebar pintu Anda bisa mengikuti lebar standar atau memperlebarnya sedikit apabila ukuran ruang memungkinkan.

5. Pilih Ukiran/Pahatan Kayu

Meskipun diterapkan pada bangunan minimalis, bukan berarti jika pintu tersebut sama sekali tidak memiliki ukiran atau pahatan. Hanya saja pahatan yang dibuat harus sesuai dengan konsep rumah, dengan kata lain pilih pahatan dengan model yang simple dan seminimalis mungkin.

Anda bisa memilih pahatan memanjang saja untuk semakin memperlihatkan ukuran pintu yang tinggi. Hindari penggunaan pahatan lengkung atau melingkar pada rumah minimalis, karena pahatan ini lebih identik dengan model rumah klasik.

6. Sesuaikan Warna Dengan Cat Dinding

Masuk pada taahap akhir yaitu pemilihan warna pintu. Anda dapat memilih warna cat pintu sesuai dengan warna cat dinding. Atau untuk lebih simplenya, bisa menggunakan plitur atau cat dasar saja. Biasanya penggunaan cat ini diterapkan pada model rumah minimalis industrial.

Begitu pula untuk penggunaan cat pintu dan alumunium yang tanpa mengubah bingkainya.

Berkreasilah sesuai keinginan Anda dan cipatakan hunian yang nyaman lagi indah.

Source https://masalahapartemen.com
Comments
Loading...